Sensasi Komunikasi Elektornik

Setelah munculnya alat komunikasi elektronik tidak sulit mencari sejuta bahan tulisan. Untuk dikemas menjadi sebuah karya ilmiah ataupun tulisan hiburan bahkan artikel yang menggiring alam pikiran manusia penghayal  yang penuh imajinasi. Tetutama bila mencoba membuka jejaring sosoal dalam bentuk face book. Banyak orang yang bisa diajak untuk chating dari mulai masalah yang ringan sampai pada masalah obrolan orang dewasa.

                Chating biasanya diawali dengan mencari teman. Setelah di add menjadi teman di fb akan muncul berbagai status dan status itu dikomentari. Dari komentar ringan sampai komentar yang bersfat komedi. Lama kelamaan muncul sebuah sensasi mencari rekan yang bisa diajak ngobrol. Bahkan obrolan bisa sampai larut malam serta ditelan oleh keheningan malam. Mulanya untuk membuka obrolan beraneka ragam dari mulai Hei!, apa kabar, dan banyak simbul kata yang dijadikan pembuka komunikasi.

                Hari pertama berkisar pada perkenalan ringan dan saling sapa, bahkan mulai menelusuri identitas diri masing-masing. Bagi yang sudah mumpuni dalam melakukan obrolan di fb mungkin dianggap ringan-ringan saja, sebagai pelepas lelah dan pelepas kepenatan mengarungi hidup dan kehidupan. Sehingga muncul keakraban dalam bentuk tegur sapa yang dilukisan dalam tulisan-tulisan pendek. Bahkan tidak akan terasa menjadi sebuah ikatan pertemanan.

                Pase berikutnya bisa pada jurusan masalah privasi. Bahkan tanpa disadari bisa larut dalam situasi ke ibaan, kebanggaan, kekaguman dan terus berulang setiap kali membuka obrolan. Lama kelamaan bisa mengarah pada situasi saling curhat. Mengungkapkan curahan hati. Tanpa disadari bahwa tulisan yang disampaikan dalam obrolan merupakan dokumen yang mungkin bisa diarsipkan dan sebuah bukti dalam pembuktian yang bisa dibedah oleh ahli telematika. Sehingga wajar kalau di era globalisasi ini muncul istilah forensik telematika.

                Orang awam menganggap bahwa obrolan itu tidak bisa dilacak dan tidak bisa ditemukan kembali oleh orang lain. Padahal setiap huruf, kata atau kalimat bila diteliti secara mendalam bisa menjadi sebuah cerita yang bisa dikaji dan dianalisis. Baik dari situasi yang terjadi, damapak, bahkan akibat dari sebuah obrolan. Jika dirangkai bisa jadi sebuah ilmu. Bagaimana orang bisa hanyut dan tersugesti oleh sebuah obrolan. Makanya ada yang jadi iba, ada yang jadi garang, ada yang jadi lembut bahkan ada pula yang jadi penjahat kaliber dunia. Termasuk digunakan oleh para politisi maupun para penyidik untuk mengungkap sebuah kejahatan atau mengungkap sebuah percintaan yang tidak diperkirakan sebelumnya.

                Imajinasi dari sebuah obrolan menggunakan huruf dan kata. Bisa dipersepsikan oleh si pembaca dan lawan ngobrol menjadi sebuah ikatan bathin dan saling merasakan kesenangan, kebahagiaan, bahkan bisa juga saling dendam dan saling hujat. Bila mengambil istilah, bagaimana “Prita” jadi korban sengketa bisnis dan pencemaran nama baik. Sehingga bisa menghiasi dunia perss yang mengglobal. Bahkan tidak sedikit orang terjebak dalam sebuah permainan percintaan yang mengundang retaknya rumah tangga. Tidak sedikit orang senang mencari teman ngobrol justru dengan orang yang rukun dalam berumah tangga, orang yang alim, ilmuwan bahkan residivis dan buronan tak terlewatkan menggunakan media fb jadi obrolan antara sesamanya.

                Siapa tahu orang yang menginginkan berteman padahal mencari kelemahan ataupun informasi penting.  Kadang kala tidak disadari bahwa kata yang berserakan di dalam fb bisa dirangkai jadi sebuah kejadian yang sesungguhnya atau menjadi sebuah ilmu dikemudian hari. Kadang kala huruf yang disimpan berserakan bisa menjadi makna sebuah kata dan kalimat dalam memecahkan sebuah persoalan hidup dan kehidupan. Itulah hebatnya otak manusia. Namun orang senang memenjarakan manusia ketimbang mengorbankan harta ataupun sumber daya alam yang dikuasainya. Padahal milyaran sel otak manusia sangat berharga dibadingkan dengan sebuah pulau kosong. Ataupun sebuah pabrik yang menghasilkan produksi milyaran barel minyak mentah.

                Manusia memang mahluk paling sempurna disamping cerdas, cerdik, pandai. Juga jahat dan dholim. Dari sejak jaman dahulu kala bagaimana Khobil dan Qobil berebut cinta Labudha dan Iklima. Bagaimana berebut nyawa dan bagaiman menumpahkan darah.  Apalagi dalam sensasi komunikasi elektronik bisa dilacak dimana keberadaan sang penulis berada dan apa yang ditulisnya mengandung makna. Apakah benci, rindu, cinta, jahat, sholeh ataupun berbagai interpretasi dari sebuah huruf yang dituliskannya. Walaupun hurufnya berserakan dan dikombinasikan cara menulis huruf dengan angka tapi bisa ditarik maknanya. Bahkan dijadikan konklusi yang menggerakan anggota tubuh.

                Jika rajin meneliti obrolan di fb bisa muncul ilmu baru tentang kesertaan KB tanpa alat kontrasepsi dan tanpa menjadi PUS. Dikarenakan hubungan kemesraannya jarak jauh dibumbui dengan perasaan cinta dan kasih sayang, sehingga terjadi seolah hubungan badan. Bahkan mencapai titik klimaks. Hanya tinggal berfikir apakah hubungan badan tanpa bersentuhan. Dilakukan dengan cumbu rayu di fb itu merukan pelanggran pornografi. Jangan-jangan itu jadi objek pornografi. Sebab di Indonesia senang membatasi orang dan senang menjerat orang bahkan senang membuat pagar dibandingkan dengan membuat jembatan. Hal ini menarik untuk diteliti apakah ada hubungannya antara keengganan menikah orang barat dengan ketersediaan pacaran atau persetubuhan jarak jauh melalui cumbu rayu menggunakan alat komunikasi?

                Jika dihubungkan dengan fiqih apakah termasuk peracuran dan atau perjinahan jika melakukan kemesraan melalui alat komunikasi chating. Karena tidak mustahil terjadi obrolan itu semakin hari semakin mendalam dari biasa, privasi, isi hati, keinginan birahi sampai pada keinginan melakukan imajinasi persetubuhan di alam maya. Kalaulah di Belanda banyak dibuat alat pemuas sex dari berbagai boneka dan alat kontrasepsi, sehingga tidak membuahkan pertemuan sel telur dengan sperma. Kemudian bagaiman jika dihubungkan dengan ilmu kesehatan apakah baik atau jelek terhadap kesehatan jika bubungan badan jarak jauh melalui komunikasi elektonik. Bahkan perlu melakukan riset apakah hubungan jarak jauh itu sama-sama terpuaskan dan klimaksnya sama dengan berhubungan langsung.

                Apakah hubungan persetubuhan melalui media chating ada yang merasa dirugikan atau masing-masing pihak merasa diuntungkan. Disini mungkin pula perlu ditinjau dari pshykologi apakah merupakan penyakit moral, penyakit psikis, atau rusaknya akal sehat. Dan bagaimana akibatnya terhadap kelangsungan suatu kaum. Ideu gila itu mungkin mustahil jadi ilmu. Tapi mungkin pula bila kesertaan KB menggunakan pemakaian alat kontrasepsi biayanya mahal sedangkan jumlah manusia di dunia ini semakin hari semakin  bertambah serta setiap tahun semakin milyaran orang menjadi penghuni dunia ini. Bahkan semakin banyak yang menderita penyakit AIDS.

Apakah hubungan badan jarak jauh itu bisa menimbulkan penyakit AIDS atau malah aman dari penyakit AIDS. Jika rajim meneliti mungkin saja sudah banyak komunitas orang yang melakukan sensasi komuniksi elektornik untuk kepuasan sex tanpa resiko tinggi. Pernahkan anda melakukan chating sampai mencapai titik klimaks memperoleh kebahagiaan bathin seperti layaknya hubungan Pasangan Usia Subur.

                Bermanfaatkah chating sebagai alat pemuas hubungan orang dewasa tanpa status perkawinan dan tanpa berakibat pada kehamilan. Termasuk pelanggaran hukum atau bukan?! Bisakah chating hanya berlangsung di dunia maya tanpa diikuti dengan realita ketemuan beneran. Seberapa jauh manfaat dan madhorotnya melakukan chating. Bagaimana dampaknya terhadap generasi muda yang akan datang? Ekses apa yang bisa terjadi bila semakin banyak orang chating dalam kesunyian. Mungkinkah dari chating menjadi penasaran untuk membuktikan didunia nyata. Apakah chating dengan lawan jenis itu merupakan perjinahan?  Atau hanya sebuah sensasi komunikasi menggunakan alat elekronik dari yang paling sederhana sampai yang tercanggih. Bisakah chating itu merupakan objek delik aduan atau masuk pidana umum atau pidana khusus?

                Wallauhu alam di dunia ini tidak ada yang mustahil bahkan di Indonesia ini orang curhat saja bisa jadi terpidana. Perbuatan suka-sama suka saja bisa dipidanakan. Lebih parahnya lagi orang sudah berdamai saja perkaranya sulit dicabut. Bahkan perkaranya bisa terus berlanjut menjadi tuntutan dan dakwaan. Walaupun akhirnya bebas murni. Sayangnya di Indonesia ini tidak ada hukum yang mengatur atau mendakwa kepada orang yang salah mengenakan pasal atau salah menuntut, salah mendakwa. Kendatipun orang bebas di pengadilan tapi orang yang menuntut dan mendakwa tidak balik dituntut apalagi dikenakan sangsi pidana. Itulah sebuah sensasi kehidupan di dunia.

                Jadi fenomena di Indonesia ini yang salah itu bukan orang yang jahat atau orang yang koruspi. Tapi orang salah dan dipenjarakan adalah orang yang ketahuan dan orang yang tidak mempunyai kekuatan keuangan atau kekuatan kekekuasan maupun kekuatan politik. Ketika ketahuan kelemahannya maka akan di jebloskan dengan tuntutan berlapis. Mungkin hukum dibuatnya bukan untuk kesejahteraan atau perlindungan, apalalgi keadilan. Tapi untuk menemukan orang yang bisa dipenjarakan. Sehingga sampai saat ini belum ditemukan definisi hukum yang sebenarnya. Yang ada adalah sensasi komunikasi elektornik seperti di dunia maya. Diraba tiada di rasa terbayang seperti hayalan dan halusinasi. Tidak terlalu beda dengan kentut. Itulah fatamorgana dunia.

                Makanya jangan aneh dari jumlah ±237 juta penduduk hanya beberapa orang saja yang mau berfikir dan berpendapat. Sebab takut dengan resiko ketika mikir dan berpendapat siap-siap untuk dijadikan TO. Makanya jangan aneh bila orang banyak lari ke fb curhatan  dan menghayal dengan sensasi komunikasi elektornik dihiasi dengan kemalasannya. Hilanglah kreatifitas dan produktivitasnya melalui pembunuhan karakter dengan menyandarkan pembenaran pada julukan negara hukum. Kesejahteraan, keadilan, ketenangan dan perlindungan hanya hiasan bibir untuk dihayal dan dibayangkan seperti hidup di dunia maya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: